Inti Sari Hadis


Hadis ini memberikan pedoman praktis mengenai tata cara menjamak (menggabungkan) shalat Dzuhur dan Ashar saat melakukan perjalanan jauh. Rasulullah SAW memberikan contoh yang sangat fleksibel: jika beliau berangkat sebelum matahari tergelincir, beliau akan mengakhirkan shalat Dzuhur ke waktu Ashar (Jamak Takhir). Namun, jika beliau berangkat setelah masuk waktu Dzuhur, beliau akan melaksanakan shalat Dzuhur terlebih dahulu baru kemudian memulai perjalanan. Hadis ini membuktikan bahwa Islam selalu memberikan kemudahan (rukhsah) bagi umatnya dalam kondisi darurat atau safar.