Larangan untuk tidak terlibat dengan homosexsual


اَىِٕنَّكُمْ لَتَأْتُوْنَ الرِّجَالَ وَتَقْطَعُوْنَ السَّبِيْلَ ەۙ وَتَأْتُوْنَ فِيْ نَادِيْكُمُ الْمُنْكَرَۗ فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهٖٓ اِلَّآ اَنْ قَالُوا ائْتِنَا بِعَذَابِ اللّٰهِ اِنْ كُنْتَ مِنَ الصّٰدِقِيْنَ ۝٢٩

Terjemahan

Pantaskah kamu mendatangi laki-laki (untuk melampiaskan syahwat), menyamun, dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuanmu?” Maka, jawaban kaumnya tidak lain hanyalah mengatakan, “Datangkanlah kepada kami azab Allah jika engkau termasuk orang-orang benar!”

Pesan ayat

· Larangan keras terhadap perilaku menyimpang seksual (homoseksualitas)

· Larangan melakukan perampokan dan kezaliman di jalan

· Larangan melakukan kemungkaran secara terang-terangan

· Kesombongan kaum nabi luth

Relevansi

Dalam konteks sekarang, pesan ini dapat dimaknai sebagai seruan untuk menjaga moralitas, keamanan, dan kesopanan sosial, serta tidak menormalisasi perilaku menyimpang yang bertentangan dengan fitrah manusia. Dengan demikian, ayat ini menjadi peringatan agar umat membangun kehidupan yang bermoral, aman, dan berlandaskan nilai kebaikan.