Ilmu Allah tidak terbatas


قُل لَّوْ كَانَ ٱلْبَحْرُ مِدَادًا لِّكَلِمَٰتِ رَبِّى لَنَفِدَ ٱلْبَحْرُ قَبْلَ أَن تَنفَدَ كَلِمَٰتُ رَبِّى وَلَوْ جِئْنَا بِمِثْلِهِۦ مَدَدًا ﴿١٠٩﴾

Katakanlah (Muhammad), “Seandainya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, maka pasti habislah lautan itu sebelum selesai (penulisan) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).” ((QS. Al-Kahfi [18]: 109))

Penjelasan: Lautan yang luas sekalipun, jika dijadikan tinta, akan habis untuk menuliskan ilmu Allah, sementara ilmu Allah tidak akan pernah habis. Karena ilmu Allah tak terbatas, maka semangat menuntut ilmu tidak boleh berhenti dan Ayat ini mengajarkan kerendahan hati (tawadhu’) dalam menuntut ilmu.