Ilmu sebagai jalan menuju iman


يَٰٓأَبَتِ إِنِّى قَدْ جَآءَنِى مِنَ ٱلْعِلْمِ مَا لَمْ يَأْتِكَ فَٱتَّبِعْنِىٓ أَهْدِكَ صِرَٰطًا سَوِيًّا ﴿٤٣﴾

Wahai ayahku! Sungguh, telah sampai kepadaku sebagian ilmu yang tidak diberikan kepadamu, maka ikutilah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus. ((QS. Al-Hajj [22]: 54))

Penjelasan: Orang yang berilmu akan lebih mudah menerima kebenaran Al-Qur’an karena mampu memahami bukti dan hujjahnya. Ayat ini menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah al-haqq (kebenaran) dari Allah, bukan buatan manusia dan Orang berilmu yang beriman akan mendapatkan ketundukan hati (tukhbit), yaitu ketenangan, kerendahan hati di hadapan Allah sehingga diberi petunjuk ke jalan yang lurus.