وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْاٰنِ مَا هُوَ شِفَاۤءٌ وَّرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِيْنَۙ وَلَا يَزِيْدُ الظّٰلِمِيْنَ اِلَّا خَسَارًا
Artinya: “Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang mukmin, sedangkan bagi orang-orang zalim (Al-Qur’an itu) hanya akan menambah kerugian.”
Tafsir Quraish Shihab (singkat):
Bagaimana kebenaran itu tidak akan menjadi kuat, sedang Kami telah menurunkan al-Qur’ân sebagai penawar keraguan yang ada dalam dada, dan rahmat bagi siapa yang memberi kepadanya. Al-Qur’ân itu tidak menambah apa-apa kepada orang-orang yang zalim selain kerugian, karena kekufuran mereka.
Analogi :
Bayangkan Al-Qur’an seperti resep dokter khusus untuk jiwamu. Setiap ayat adalah dosis ketenangan yang dirancang pas dengan rasa sakitmu.