QS. Yusuf: 86


قَالَ اِنَّمَآ اَشْكُوْا بَثِّيْ وَحُزْنِيْٓ اِلَى اللّٰهِ وَاَعْلَمُ مِنَ اللّٰهِ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ

Artinya: “Dia (Ya‘qub) menjawab, “Hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku. Aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui.”

Tafsir Quraish Shihab (singkat):

Namun, ucapan mereka tidak berpengaruh sama sekali pada diri Ya’qûb. Ia kemudian menjawab, “Aku tidak mengadu kepada kalian. Juga tidak meminta kalian untuk meringankan kesedihanku: yang sulit, yang mudah, yang dapat aku rahasiakan, maupun yang tidak dapat aku rahasiakan. Sebab, aku tahu benar kebaikan tindakan dan keluasan kasih sayang-Nya yang tidak kalian ketahui.”

Analogi:

Mengadu ke manusia sering kali menyisakan rasa kecewa, seperti menuang air ke gelas yang bocor. Mengadu ke Allah adalah menuang beban ke samudera luas; semua bebanmu akan tertampung tanpa menghakimi.