وَفِى الْاَرْضِ قِطَعٌ مُّتَجٰوِرٰتٌ وَّجَنّٰتٌ مِّنْ اَعْنَابٍ وَّزَرْعٌ وَّنَخِيْلٌ صِنْوَانٌ وَّغَيْرُ صِنْوَانٍ يُّسْقٰى بِمَاۤءٍ وَّاحِدٍۙ وَّنُفَضِّلُ بَعْضَهَا عَلٰى بَعْضٍ فِى الْاُكُلِۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّعْقِلُوْنَ
Di bumi terdapat bagian-bagian yang berdampingan, kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman, dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang. (Semua) disirami dengan air yang sama, tetapi Kami melebihkan tanaman yang satu atas yang lainnya dalam hal rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar (terdapat) tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang mengerti.
مُّتَجٰوِرٰتٌ =bagian-bagian yang berdampingan
جَنّٰتٌ = kebun-kebun
اٰيٰتٍ =tanda-tanda (kebesaran Allah)
وَقَوْلُهُ: (وَفِي الأرْضِ قِطَعٌ مُتَجَاوِرَاتٌ) أَيْ: أراضٍ تُجَاوِرُ بَعْضُهَا بَعْضًا، مَعَ أَنَّ هَذِهِ طَيِّبَةٌ تُنْبِتُ مَا يَنْتَفِعُ بِهِ النَّاسُ، وَهَذِهِ سَبَخة مَالِحَةٌ لَا تُنْبِتُ شَيْئًا. هَكَذَا رُوِيَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، وَمُجَاهِدٍ، وَسَعِيدِ بْنِ جُبَيْر، وَالضَّحَّاكُ، وَغَيْرِهِمْ.
Dan firman-Nya: “Dan di bumi ada tanah-tanah yang bersebelahan” artinya: tanah-tanah yang bersebelahan (3), meskipun yang satu baik dan menghasilkan apa yang bermanfaat bagi manusia, dan yang lain asin dan tandus serta tidak menghasilkan apa-apa. Demikianlah yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas, Mujahid, Saeed bin Jubayr, Ad-Dahhak, dan lainnya.