Al-Ḥujurāt [49]:4


اِنَّ الَّذِيْنَ يُنَادُوْنَكَ مِنْ وَّرَاۤءِ الْحُجُرٰتِ اَكْثَرُهُمْ لَا يَعْقِلُوْنَ

Sesungguhnya orang-orang yang memanggil engkau (Nabi Muhammad) dari luar kamar(-mu), kebanyakan mereka tidak mengerti.

 

والحجرات جمع الحجرة، كَالْغُرُفَاتِ جَمْعِ غُرْفَةٍ، وَالظُّلُمَاتِ جَمْعِ ظُلْمَةٍ. وَقِيلَ: الْحُجُرَاتُ جَمْعُ الْحُجَرِ، وَالْحُجَرُ جَمْعُ حُجْرَةٍ، فَهُوَ جَمْعُ الْجَمْعِ. وَفِيهِ لُغَتَانِ ضَمُّ الْجِيمِ وَفَتْحُهَ. قَالَ:
وَلَمَّا رَأَوْنَا بَادِيًا رُكَبَاتُنَا … عَلَى مَوْطِنٍ لَا نَخْلِطُ الْجِدَّ بِالْهَزْلِ
وَالْحُجْرَةُ: الرُّقْعَةُ مِنَ الْأَرْضِ الْمَحْجُورَةِ بِحَائِطٍ يُحَوِّطُ عَلَيْهَا. وَحَظِيرَةُ الْإِبِلِ تُسَمَّى الْحُجْرَةُ، وَهِيَ فُعْلَةٌ بِمَعْنَى مَفْعُولَةٍ. وَقَرَأَ أَبُو جَعْفَرِ بْنُ الْقَعْقَاعِ “الْحُجَرَاتِ” بِفَتْحِ الْجِيمِ استثقالا للضمتين. وقرى “الْحُجْرَاتِ” بِسُكُونِ الْجِيمِ تَخْفِيفًا.  ( تفسير القرطبي — القرطبي ـ)

Kata “hujurat” adalah bentuk jamak dari “hujrah,” sama seperti “ghurufat” adalah bentuk jamak dari “ghurfah,” dan “zulumat” adalah bentuk jamak dari “zulmah.” Ada juga yang mengatakan bahwa “hujurat” adalah bentuk jamak dari “hujar,” dan “hujar” adalah bentuk jamak dari “hujrah,” sehingga merupakan bentuk jamak ganda. Ada dua pengucapan untuk kata ini: dengan damma pada jim dan dengan fathah. ia berkata: Dan ketika mereka melihat kami, lutut kami terbuka… di tempat di mana kami tidak mencampur keseriusan dengan candaan.

Kata “hujrah” merujuk pada sebidang tanah yang dikelilingi tembok. Kandang unta juga disebut “hujrah,” dan merupakan bentuk kata benda (fu’lah) dengan arti “maf’ulah.” Abu Ja’far ibn al-Qa’qa’ membacanya sebagai “hujarat” dengan fatha pada jim, karena merasa kesulitan dengan dua dammah. Ia juga dibaca sebagai “hujrat” dengan sukun pada jim agar mudah diucapkan.