Al-Baqarah [2]:184


اَيَّامًامَّعْدُوْدٰتٍۗ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗوَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيْنٍۗ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗ ۗوَاَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Dijadikan indah bagi manusia kecintaan pada aneka kesenangan yang berupa perempuan, anak-anak, harta benda yang bertimbun tak terhingga berupa emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allahlah tempat kembali yang baik.

السَّادِسَةُ- قَوْلُهُ تَعَالَى: (أَيَّاماً مَعْدُوداتٍ)”أَيَّاماً” مَفْعُولٌ ثَانٍ بِ “كُتِبَ”، قَالَهُ الْفَرَّاءُ. وَقِيلَ: نُصِبَ عَلَى الظَّرْفِ لِ “كُتِبَ”، أَيْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ فِي أَيَّامٍ. وَالْأَيَّامُ الْمَعْدُودَاتُ: شَهْرُ رَمَضَانَ، وَهَذَا يَدُلُّ عَلَى خِلَافِ مَا رُوِيَ عَنْ مُعَاذٍ، وَاللَّهُ أَعْلَمُ

Keenam – Firman-Nya, semoga Dia dimuliakan: (Beberapa hari). “Beberapa hari” adalah objek kedua dari “ditetapkan,” sebagaimana dikatakan Al-Farra’. Dikatakan juga bahwa itu dalam kasus akusatif sebagai frasa keterangan waktu untuk “ditetapkan,” yang berarti bahwa puasa diwajibkan bagi kalian selama hari-hari tertentu. Beberapa hari itu adalah bulan Ramadhan, dan ini menunjukkan perbedaan pendapat dari apa yang diriwayatkan dari Mu’adz. Dan Allah Maha Mengetahui.

Referensi : Kitab Tafsir Al-Qurthubi