هُوَ الَّذِيْ خَلَقَ لَكُمْ مَّا فِى الْاَرْضِ جَمِيْعًا ثُمَّ اسْتَوٰٓى اِلَى السَّمَاۤءِ فَسَوّٰىهُنَّ سَبْعَ سَمٰوٰتٍ ۗ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ
“Dialah (Allah) yang menciptakan segala yang ada di bumi untukmu, kemudian Dia menuju ke langit, lalu Dia menyempurnakannya menjadi tujuh langit. Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.”
الثَّامِنَةُ- قَوْلُهُ تَعَالَى: (فَسَوَّاهُنَّ سَبْعَ سَماواتٍ )ذَكَرَ تعالى أن السموات سَبْعٌ. وَلَمْ يَأْتِ لِلْأَرْضِ فِي التَّنْزِيلِ عَدَدٌ صَرِيحٌ لَا يَحْتَمِلُ التَّأْوِيلَ إِلَّا قَوْلَهُ تَعَالَى:” وَمِنَ الْأَرْضِ مِثْلَهُنَّ ” (الطلاق: ) وَقَدِ اخْتُلِفَ فِيهِ، فَقِيلَ: وَمِنَ الْأَرْضِ مِثْلُهُنَّ أَيْ فِي الْعَدَدِ، لِأَنَّ الْكَيْفِيَّةَ وَالصِّفَةَ مُخْتَلِفَةٌ بِالْمُشَاهَدَةِ وَالْأَخْبَارِ، فَتَعَيَّنَ الْعَدَدُ. وَقِيلَ: “وَمِنَ الْأَرْضِ مِثْلَهُنَّ” أي في غلظهن وَمَا بَيْنَهُنَّ. وَقِيلَ: هِيَ سَبْعٌ إِلَّا أَنَّهُ لَمْ يُفْتَقْ بَعْضُهَا مِنْ بَعْضٍ، قَالَ الدَّاوُدِيُّ. وَالصَّحِيحُ الْأَوَّلُ، وَأَنَّهَا سَبْعٌ كَالسَّمَاوَاتِ سَبْعٌ. رَوَى مُسْلِمٌ عَنْ سَعِيدِ بْنِ زَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ يقول: (مَنْ أَخَذَ شِبْرًا مِنَ الْأَرْضِ ظُلْمًا طُوِّقَهُ إِلَى سَبْعِ أَرَضِينَ). وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا مِثْلُهُ، إِلَّا أَنَّ فِيهِ “مِنْ” بَدَلُ “إِلَى”. وَمِنْ حَدِيثِ أَبِي هُرَيْرَةَ: (لَا يَأْخُذُ أَحَدٌ شِبْرًا مِنَ الْأَرْضِ بِغَيْرِ حَقِّهِ إِلَّا طَوَّقَهُ اللَّهُ إِلَى سَبْعِ أَرَضِينَ ( يوم القيامة ) “
Yang kedelapan – Firman Allah Yang Mahakuasa: “Kemudian Dia menjadikan mereka tujuh langit.” Allah Yang Mahakuasa menyebutkan bahwa langit berjumlah tujuh. Dan tidak ada angka pasti untuk bumi yang disebutkan dalam wahyu yang tidak dapat ditafsirkan kecuali firman Allah Yang Mahakuasa: “Dan bumi pun jumlahnya sama dengan tujuh langit (25)” [At-Talaq: 12]. Terdapat perbedaan pendapat mengenai hal ini. Ada yang mengatakan bahwa “dan dari bumi, yang serupa dengan mereka” mengacu pada jumlahnya, karena kualitas dan karakteristiknya berbeda-beda menurut pengamatan dan laporan, sehingga jumlahnya ditentukan. Ada juga yang mengatakan bahwa “dan dari bumi, yang serupa dengan mereka” mengacu pada ketebalan dan jarak di antara mereka. Dan ada pula yang mengatakan bahwa jumlahnya ada tujuh, kecuali beberapa di antaranya tidak terpisah satu sama lain. Al-Dawudi berkata: Pandangan pertama adalah benar, bahwa ada tujuh bumi, sebagaimana ada tujuh langit. Muslim meriwayatkan dari Sa’id ibn Zayd, yang berkata: Aku mendengar Rasulullah shalla Allahu alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa mengambil sebidang tanah secara tidak adil, maka tanah itu akan diletakkan di lehernya hingga ke bumi ketujuh.”
Referensi : Kitab tafsir Al-Qurthubi