Shāimah berasal dari kata ṣaum yang berarti berpuasa.
Seorang shāimah adalah perempuan yang Menjalankan puasa wajib (Ramadhan), Gemar berpuasa sunnah, Menahan diri dari hawa nafsu, Menjaga lisan, hati, dan perilaku.
Shāimah bukan sekadar menahan makan dan minum, tetapi melatih jiwa agar bertakwa.
Sebagaimana Allah berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ
Yang artinya:
Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.(QS. Al-Baqarah:183)
Tujuan utama puasa adalah melahirkan ketakwaan. Shāimah menjadikan puasa sebagai sarana mendekat kepada Allah.