QS. Taha: 114
فَتَعٰلَى اللّٰهُ الْمَلِكُ الْحَقُّۚ وَلَا تَعْجَلْ بِالْقُرْاٰنِ مِنْ قَبْلِ اَنْ يُّقْضٰٓى اِلَيْكَ وَحْيُهٗ ۖوَقُلْ رَّبِّ زِدْنِيْ عِلْمًا
Artinya:
Maha Tinggi Allah, Raja yang sebenar-benarnya. Janganlah engkau (Nabi Muhammad) tergesa-gesa (membaca) Al-Qur’an sebelum selesai pewahyuannya kepadamu483) dan katakanlah, “Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku.”
Penjelasan
Ilmu menuntut kejujuran intelektual: rendah hati, objektif, dan tidak memanipulasi kebenaran.
Cakupan Makna
-Ilmu: Kejujuran akademik
-Akhlak: Tawadhu
-Spiritual: Ilmu mendekatkan pada Allah
Kesimpulan
Ilmu yang jujur melahirkan kebijaksanaan.