QS. Yusuf: 54
Artinya:
وَقَالَ الْمَلِكُ ائْتُوْنِيْ بِهٖٓ اَسْتَخْلِصْهُ لِنَفْسِيْۚ فَلَمَّا كَلَّمَهٗ قَالَ اِنَّكَ الْيَوْمَ لَدَيْنَا مَكِيْنٌ اَمِيْنٌ
Raja berkata, “Bawalah dia (Yusuf) kepadaku agar aku memilih dia (sebagai orang yang dekat) kepadaku.” Ketika dia (raja) telah berbicara kepadanya, dia (raja) berkata, “Sesungguhnya (mulai) hari ini engkau menjadi seorang yang berkedudukan tinggi di lingkungan kami lagi sangat dipercaya.”
Penjelasan Tafsiri
Nabi Yusuf diangkat karena kompetensi dan integritas. Islam menolak kepemimpinan yang hanya bermodal kekuasaan tanpa kejujuran.
Cakupan Makna
-Transparansi
-Akuntabilitas
-Amanah jabatan
Kesimpulan
Kepemimpinan yang jujur adalah syarat kemakmuran umat.