إِنَّا عَرَضْنَا الْأَمَانَةَ عَلَى السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَن يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا ۖ وَحَمَلَهَا الْإِنسَانُ ۖ إِنَّهُ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًا
“Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanah kepada langit, bumi, dan gunung-gunung, tetapi semuanya enggan memikul amanah itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya. Lalu dipikullah amanah itu oleh manusia. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat bodoh.”
Tafsir Singkat Quraish Shihab
Kami telah menawarkan kepada bumi, langit dan gunung untuk mengemban tugas-tugas keagamaan. Tapi mereka tidak bersedia melaksanakan misi itu karena takut. Tetapi manusia menyanggupinya. Sungguh manusia itu sangat zalim pada diri sendiri dan tidak mengetahui kemampuan dirinya.
Penjelasan
Ayat ini menjelaskan bahwa amanah adalah tanggung jawab besar yang diberikan Allah kepada manusia. Amanah mencakup akal, ilmu, dan kemampuan memilih. Manusia menerima amanah ini, sementara makhluk lain tidak sanggup memikulnya.
Ilmu termasuk bagian dari amanah. Ilmu harus digunakan untuk kebaikan, bukan untuk merusak atau menzalimi. Ketika ilmu disalahgunakan, manusia jatuh pada sifat zalim dan bodoh seperti yang disebutkan dalam ayat. Ayat ini mengingatkan bahwa ilmu selalu disertai tanggung jawab moral.