يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ
Wahai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu berilah kelapangan di majelis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Apabila dikatakan berdirilah, maka berdirilah. Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.
Tafsir Singkat Quraish Shihab
Wahai orang-orang yang mempercayai Allah dan rasul-Nya, apabila kalian diminta untuk melapangkan tempat duduk bagi orang lain agar ia dapat duduk bersama kalian maka lakukanlah, Allah pasti akan melapangkan segala sesuatu untuk kalian! Juga apabila kalian diminta untuk berdiri dari tempat duduk, maka berdirilah! Allah akan meninggikan derajat orang-orang Mukmin yang ikhlas dan orang-orang yang berilmu menjadi beberapa derajat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu yang kalian perbuat.
Penjelasan
Ayat ini mengaitkan derajat ilmu dengan sikap dan etika. Orang berilmu dituntut untuk bersikap tertib, rendah hati, dan patuh pada aturan. Kemuliaan ilmu tidak terletak pada gelar, tetapi pada adab dan tanggung jawab sosial. Allah meninggikan derajat orang berilmu karena mereka menjalankan amanah ilmu dengan benar.