وَإِنْ عَاقَبْتُمْ فَعَاقِبُوا بِمِثْلِ مَا عُوقِبْتُم بِهِ ۖ وَلَئِن صَبَرْتُمْ لَهُوَ خَيْرٌ لِّلصَّابِرِينَ
Artinya:
“Dan jika kamu membalas, maka balaslah dengan balasan yang seimbang dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar.”
Penjelasan dan Asbābun Nuzūl
Menurut banyak ahli tafsir, ayat ini berkaitan dengan Perang Uhud, ketika Sayyidina Hamzah bin Abdul Muthalib gugur dan jasadnya dimutilasi oleh kaum musyrikin. Rasulullah ﷺ sangat berduka dan sempat berkeinginan membalas perlakuan tersebut. Lalu Allah menurunkan ayat ini sebagai petunjuk bahwa jika membalas, balasan itu tidak boleh melebihi apa yang diterima. Namun, Allah menegaskan bahwa bersabar dan memaafkan jauh lebih utama. Ayat ini mengajarkan keadilan, pengendalian amarah, dan keutamaan kesabaran dalam menghadapi kezaliman.