{"id":48,"date":"2026-01-23T16:18:01","date_gmt":"2026-01-23T16:18:01","guid":{"rendered":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/kumpulan-ayat-rofi\/qs-al-isra-82\/"},"modified":"2026-01-23T16:18:01","modified_gmt":"2026-01-23T16:18:01","slug":"qs-al-isra-82","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/kumpulan-ayat-rofi\/qs-al-isra-82\/","title":{"rendered":"QS. Al-Isra: 82"},"content":{"rendered":"<p dir=\"rtl\">\u0648\u064e\u0646\u064f\u0646\u064e\u0632\u0651\u0650\u0644\u064f \u0645\u0650\u0646\u064e \u0627\u0644\u0652\u0642\u064f\u0631\u0652\u0627\u0670\u0646\u0650 \u0645\u064e\u0627 \u0647\u064f\u0648\u064e \u0634\u0650\u0641\u064e\u0627\u06e4\u0621\u064c \u0648\u0651\u064e\u0631\u064e\u062d\u0652\u0645\u064e\u0629\u064c \u0644\u0651\u0650\u0644\u0652\u0645\u064f\u0624\u0652\u0645\u0650\u0646\u0650\u064a\u0652\u0646\u064e\u06d9 \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u064a\u064e\u0632\u0650\u064a\u0652\u062f\u064f \u0627\u0644\u0638\u0651\u0670\u0644\u0650\u0645\u0650\u064a\u0652\u0646\u064e \u0627\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627 \u062e\u064e\u0633\u064e\u0627\u0631\u064b\u0627<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><em>&#8220;Kami turunkan dari Al-Qur\u2019an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang mukmin, sedangkan bagi orang-orang zalim (Al-Qur\u2019an itu) hanya akan menambah kerugian.&#8221;<\/em><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong>Tafsir Ringkas :\u00a0<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li dir=\"ltr\">Dan Kami turunkan Al-Qur\u2019an kepadamu wahai Nabi Muhammad, sebagai obat penawar berbagai macam penyakit hati dan rahmat bagi orang-orang yang beriman yang mengamalkan tuntunannya, sedangkan bagi orang-orang yang zalim, Al-Qur\u2019an itu hanya akan menambah kerugian disebabkan oleh kekufuran mereka. Setiap kali mendengar bacaan AlQur\u2019an semakin bertambah kekufurannya.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Tafsir Talili :<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Ayat ini menerangkan bahwa Allah swt menurunkan Al-Qur\u2019an kepada Muhammad sebagai obat dari penyakit hati, yaitu kesyirikan, kekafiran, dan kemunafikan. Al-Qur\u2019an juga merupakan rahmat bagi kaum Muslimin karena memberi petunjuk kepada mereka, sehingga mereka masuk surga dan terhindar dari azab Allah. Al-Qur\u2019an telah membebaskan kaum Muslimin dari kebodohan sehingga mereka menjadi bangsa yang menguasai dunia pada masa kekhalifahan Umayyah dan Abbasiyah. Kemudian mereka kembali menjadi umat yang terbelakang karena mengabaikan ajaran-ajaran Al-Qur\u2019an. Dahulu mereka menjadi umat yang disegani, tetapi kemudian menjadi pion-pion yang dijadikan umpan oleh musuh dalam percaturan dunia. Karena mereka dulu melaksanakan ajaran Al-Qur\u2019an, negeri mereka menjadi pusat dunia ilmu pengetahuan, perdagangan dunia, dan sebagainya, serta pernah hidup makmur dan bahagia. Ayat ini memperingatkan kaum Muslimin bahwa mereka akan dapat memegang peranan kembali di dunia, jika mau mengikuti Al-Qur\u2019an dan berpegang teguh pada ajarannya dalam semua bidang kehidupan. Sebaliknya jika mereka tidak mau melaksanakan ajaran Al-Qur\u2019an dengan sungguh-sungguh, mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan agama dan masyarakat, serta hanya mementingkan kehidupan dunia, maka Allah akan menjadikan musuh-musuh mereka sebagai penguasa atas diri mereka, sehingga menjadi orang asing atau budak di negeri sendiri. Cukup pahit pengalaman kaum Muslimin akibat mengabaikan ajaran Al-Qur\u2019an. Al-Qur\u2019an menyuruh mereka bersatu dan bermusyawarah, tetapi mereka berpecah belah karena masalah-masalah khilafiah yang kecil dan remeh, sedangkan masalah-masalah yang penting dan besar diabaikan. Ayat ini juga mengingatkan kaum Muslimin bahwa bagi orang-orang yang zalim, yaitu yang ingkar, syirik, dan munafik, Al-Qur\u2019an hanya akan menambah kerugian bagi diri mereka, karena setiap ajaran yang dibawa Al-Qur\u2019an akan mereka tolak. Padahal, jika diterima, pasti akan menguntungkan mereka.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Kesimpulan :\u00a0<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Ayat ini menjelaskan bahwa Al-Qur\u2019an adalah obat bagi penyakit hati seperti syirik, kufur, dan munafik, serta menjadi rahmat dan petunjuk bagi orang-orang beriman agar selamat di dunia dan akhirat. Umat Islam pernah menjadi mulia, maju, dan disegani karena berpegang teguh pada ajaran Al-Qur\u2019an, namun menjadi lemah dan tertinggal ketika meninggalkannya. Ayat ini mengingatkan bahwa kejayaan umat Islam akan kembali jika mereka bersatu dan menjalankan ajaran Al-Qur\u2019an dengan sungguh-sungguh dalam semua aspek kehidupan. Sebaliknya, jika Al-Qur\u2019an diabaikan, umat akan terus merugi dan dikuasai oleh pihak lain, sementara bagi orang-orang yang ingkar, Al-Qur\u2019an justru menambah kerugian karena mereka menolaknya.<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u0648\u064e\u0646\u064f\u0646\u064e\u0632\u0651\u0650\u0644\u064f \u0645\u0650\u0646\u064e \u0627\u0644\u0652\u0642\u064f\u0631\u0652\u0627\u0670\u0646\u0650 \u0645\u064e\u0627 \u0647\u064f\u0648\u064e \u0634\u0650\u0641\u064e\u0627\u06e4\u0621\u064c \u0648\u0651\u064e\u0631\u064e\u062d\u0652\u0645\u064e\u0629\u064c \u0644\u0651\u0650\u0644\u0652\u0645\u064f\u0624\u0652\u0645\u0650\u0646\u0650\u064a\u0652\u0646\u064e\u06d9 \u0648\u064e\u0644\u064e\u0627 \u064a\u064e\u0632\u0650\u064a\u0652\u062f\u064f \u0627\u0644\u0638\u0651\u0670\u0644\u0650\u0645\u0650\u064a\u0652\u0646\u064e \u0627\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627 \u062e\u064e\u0633\u064e\u0627\u0631\u064b\u0627 &#8220;Kami turunkan dari Al-Qur\u2019an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang mukmin, sedangkan bagi orang-orang zalim (Al-Qur\u2019an itu) hanya akan menambah kerugian.&#8221; Tafsir Ringkas :\u00a0 Dan Kami turunkan Al-Qur\u2019an kepadamu wahai Nabi Muhammad, sebagai obat penawar berbagai macam penyakit hati dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":47,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[],"class_list":["post-48","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-5-al-quran-sebagai-penyembuh-luka-batin"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/kumpulan-ayat-rofi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/kumpulan-ayat-rofi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/kumpulan-ayat-rofi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/kumpulan-ayat-rofi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/47"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/kumpulan-ayat-rofi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/kumpulan-ayat-rofi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/kumpulan-ayat-rofi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/kumpulan-ayat-rofi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/kumpulan-ayat-rofi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}