{"id":53,"date":"2026-01-24T01:05:57","date_gmt":"2026-01-24T01:05:57","guid":{"rendered":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/kumpulan-ayat-rofi\/qs-al-fath-4\/"},"modified":"2026-01-24T01:05:57","modified_gmt":"2026-01-24T01:05:57","slug":"qs-al-fath-4","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/kumpulan-ayat-rofi\/qs-al-fath-4\/","title":{"rendered":"QS. Al-Fath: 4"},"content":{"rendered":"<p dir=\"rtl\">\u0647\u064f\u0648\u064e \u0627\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0652\u0653 \u0627\u064e\u0646\u0652\u0632\u064e\u0644\u064e \u0627\u0644\u0633\u0651\u064e\u0643\u0650\u064a\u0652\u0646\u064e\u0629\u064e \u0641\u0650\u064a\u0652 \u0642\u064f\u0644\u064f\u0648\u0652\u0628\u0650 \u0627\u0644\u0652\u0645\u064f\u0624\u0652\u0645\u0650\u0646\u0650\u064a\u0652\u0646\u064e \u0644\u0650\u064a\u064e\u0632\u0652\u062f\u064e\u0627\u062f\u064f\u0648\u0652\u0653\u0627 \u0627\u0650\u064a\u0652\u0645\u064e\u0627\u0646\u064b\u0627 \u0645\u0651\u064e\u0639\u064e \u0627\u0650\u064a\u0652\u0645\u064e\u0627\u0646\u0650\u0647\u0650\u0645\u0652 \u06d7\u0648\u064e\u0644\u0650\u0644\u0651\u0670\u0647\u0650 \u062c\u064f\u0646\u064f\u0648\u0652\u062f\u064f \u0627\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u0670\u0648\u0670\u062a\u0650 \u0648\u064e\u0627\u0644\u0652\u0627\u064e\u0631\u0652\u0636\u0650\u06d7 \u0648\u064e\u0643\u064e\u0627\u0646\u064e \u0627\u0644\u0644\u0651\u0670\u0647\u064f \u0639\u064e\u0644\u0650\u064a\u0652\u0645\u064b\u0627 \u062d\u064e\u0643\u0650\u064a\u0652\u0645\u064b\u0627\u06d9<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><em>&#8220;Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka (yang telah ada). Milik Allahlah bala tentara langit dan bumi dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.&#8221;<\/em><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong>Tafsir Ringkas :\u00a0<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li dir=\"ltr\">Dialah yang telah menurunkan yakni mewujudkan dan memantapkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin sehingga mereka tidak gentar menghadapi dan memerangi musuh untuk menambah keimanan atas keimanan mereka tentang kebesaran Allah. Dan milik Allah-lah bala tentara langit dan bumi, yang senantiasa patuh melaksanakan perintah-Nya untuk dan memberikan pertolongan kepada orang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui keadaan makhluk-Nya, Mahabijaksana dalam pengaturan dan perbuatan-Nya.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Tafsir Tahlili :\u00a0<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Allah menganugerahkan nikmat-Nya dengan menanamkan ketenangan dalam hati orang-orang yang beriman, terutama dalam hati para sahabat yang ikut bersama Rasulullah saw dalam Perjanjian Hudaibiyyah. Dengan ketenangan hati itu, para sahabat patuh kepada hukum Allah dan keputusan Rasul-Nya. Dengan ketenangan hati itu juga, Allah menambah iman para sahabat. Imam al-Bukh\u0101r\u012b menetapkan kesimpulan berdasarkan ayat ini bahwa iman itu tidak sama kadarnya dalam setiap hati orang beriman, ada yang tebal, ada yang sedang, dan ada pula yang tipis. Di samping itu, iman dapat pula bertambah dan berkurang pada diri seseorang. Sebagian ahli tafsir berpendapat bahwa yang dimaksud dengan menurunkan ketenangan dalam hati orang-orang yang beriman ialah menghilangkan perbedaan pendapat yang terjadi di antara para sahabat Rasulullah saw tentang Perjanjian Hudaibiyyah. Dengan timbulnya ketenangan hati, semua sahabat Nabi akhirnya mengikuti keputusan Rasulullah. Diriwayatkan bahwa \u2018Umar bin Kha\u1e6d\u1e6d\u0101b termasuk di antara sahabat yang tidak menyetujui Perjanjian Hudaibiyyah sehingga beliau berkata, \u201cBukankah kita pada jalan yang hak, sedangkan mereka di jalan yang batil?\u201d Dengan rahmat Allah, perbedaan pendapat itu hilang. Para sahabat menyadari kebenaran pendapat Rasulullah saw, termasuk \u2018Umar bin Kha\u1e6d\u1e6d\u0101b yang akhirnya menyetujui pendapat Rasulullah. Ayat ini dapat berarti umum dan dapat pula berarti khusus. Dalam arti umum, ayat ini berarti bahwa Allah akan menanamkan ketenangan hati, kesabaran, dan ketabahan bagi setiap orang yang beriman sehingga tidak ada lagi perbedaan pendapat di antara mereka yang dapat menimbulkan perpecahan. Hanya orang-orang yang kurang imannya saja yang mudah berselisih dengan orang yang beriman lainnya. Sedangkan arti khususnya adalah bahwa Allah menimbulkan ketenangan hati pada setiap orang yang bersama Rasulullah saw dalam menghadapi Perjanjian Hudaibiyyah. Arti khusus inilah yang dimaksud dalam ayat ini karena ini yang sesuai dengan sebab turunnya. Allah menerangkan bahwa Dialah yang mengatur dan menguasai langit dan bumi. Dia mempunyai \u201ctentara langit\u201d dan \u201ctentara bumi\u201d, yang dapat melaksanakan segala sesuatu yang dikehendaki-Nya. Tidak ada satu pun dari tentara-Nya yang mengingkari perintah-Nya. Di antara \u201ctentara-tentara\u201d itu ada yang berupa malaikat, binatang, angin topan, gempa yang dahsyat, banjir, aneka rupa penyakit, dan sebagainya. Jika Allah menghendaki, Dia dapat menghancurkan segala sesuatu dengan satu macam tentara-Nya saja termasuk menghancurkan setan. Tetapi Dia tidak berbuat demikian, bahkan Dia memerintahkan kepada kaum Muslimin agar berjihad dan berperang di jalan-Nya. Semuanya itu ditetapkan sesuai dengan hikmah, tujuan, dan kemaslahatan yang diketahui-Nya, sedangkan manusia boleh jadi tidak mengetahuinya.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Kesimpulan :\u00a0<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Ayat ini menjelaskan bahwa Allah memberikan ketenangan hati kepada orang-orang yang beriman, khususnya para sahabat Nabi Muhammad saw pada peristiwa Perjanjian Hudaibiyyah. Dengan ketenangan itu, mereka mampu menerima keputusan Rasulullah saw dengan patuh, meskipun sebelumnya sempat terjadi perbedaan pendapat. Ketenangan hati tersebut juga membuat iman mereka semakin kuat.<\/li>\n<li>Ayat ini juga menunjukkan bahwa iman setiap orang tidak sama dan bisa bertambah atau berkurang. Orang yang imannya kuat akan lebih mudah bersabar, tenang, dan tidak mudah berselisih. Selain itu, Allah menegaskan bahwa Dia Maha Kuasa atas seluruh alam dan memiliki berbagai \u201ctentara\u201d untuk menjalankan kehendak-Nya. Segala ketentuan Allah selalu berdasarkan hikmah dan kebaikan, meskipun terkadang manusia belum mampu memahaminya.<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u0647\u064f\u0648\u064e \u0627\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0652\u0653 \u0627\u064e\u0646\u0652\u0632\u064e\u0644\u064e \u0627\u0644\u0633\u0651\u064e\u0643\u0650\u064a\u0652\u0646\u064e\u0629\u064e \u0641\u0650\u064a\u0652 \u0642\u064f\u0644\u064f\u0648\u0652\u0628\u0650 \u0627\u0644\u0652\u0645\u064f\u0624\u0652\u0645\u0650\u0646\u0650\u064a\u0652\u0646\u064e \u0644\u0650\u064a\u064e\u0632\u0652\u062f\u064e\u0627\u062f\u064f\u0648\u0652\u0653\u0627 \u0627\u0650\u064a\u0652\u0645\u064e\u0627\u0646\u064b\u0627 \u0645\u0651\u064e\u0639\u064e \u0627\u0650\u064a\u0652\u0645\u064e\u0627\u0646\u0650\u0647\u0650\u0645\u0652 \u06d7\u0648\u064e\u0644\u0650\u0644\u0651\u0670\u0647\u0650 \u062c\u064f\u0646\u064f\u0648\u0652\u062f\u064f \u0627\u0644\u0633\u0651\u064e\u0645\u0670\u0648\u0670\u062a\u0650 \u0648\u064e\u0627\u0644\u0652\u0627\u064e\u0631\u0652\u0636\u0650\u06d7 \u0648\u064e\u0643\u064e\u0627\u0646\u064e \u0627\u0644\u0644\u0651\u0670\u0647\u064f \u0639\u064e\u0644\u0650\u064a\u0652\u0645\u064b\u0627 \u062d\u064e\u0643\u0650\u064a\u0652\u0645\u064b\u0627\u06d9 &#8220;Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka (yang telah ada). Milik Allahlah bala tentara langit dan bumi dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.&#8221; Tafsir Ringkas :\u00a0 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":47,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[34],"tags":[],"class_list":["post-53","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-3-sakinah-diturunkan-agar-iman-bertambah"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/kumpulan-ayat-rofi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/kumpulan-ayat-rofi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/kumpulan-ayat-rofi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/kumpulan-ayat-rofi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/47"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/kumpulan-ayat-rofi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=53"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/kumpulan-ayat-rofi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/53\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/kumpulan-ayat-rofi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=53"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/kumpulan-ayat-rofi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=53"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/kumpulan-ayat-rofi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=53"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}