Cara menghapus dosa:
1. Tajdidul Iman (Memperbarui Iman) Langkah pertama untuk menghapus dosa syirik atau kekafiran adalah kembali kepada asas Islam.
– Mengucapkan Syahadat: Jika seseorang telah melakukan syirik akbar (besar) yang mengeluarkannya dari Islam, ia harus mengucapkan dua kalimat syahadat kembali dengan penuh keyakinan untuk memurnikan tauhidnya.
-Melepaskan Keyakinan Salah: Mengingkari segala sesembahan atau sandaran selain Allah (seperti materi, jabatan, atau teknologi yang sebelumnya “dipertuhankan”).
2. Taubatan Nasuha (Taubat yang Murni) Taubat ini bukan sekadar lisan, tetapi harus memenuhi tiga syarat utama:
-Al-Iqla’ (Berhenti Total): Seketika itu juga meninggalkan perbuatan syirik atau perilaku sombong/mendustakan ayat Allah tersebut.
-An-Nadam (Menyesal): Merasakan penyesalan yang mendalam dalam hati atas keangkuhan dan keingkaran masa lalu.
-Al-‘Azm (Bertekad Kuat): Berjanji dengan sungguh-sungguh untuk tidak akan pernah mengulangi perbuatan tersebut di masa depan.
3. Mengubah Pola Pikir (Tauhid dalam Amal) Mengingat konteks ayat sebelumnya menyoroti kesombongan karena kekuatan materi (seperti Fir’aun dan Yahudi Madinah), penghapusan dosa ini harus dibuktikan dengan perubahan sikap:
-Dari Sombong ke Tawadhu: Mengakui bahwa segala kecerdasan, teknologi, dan kekuatan yang dimiliki hanyalah titipan Allah, bukan hasil kehebatan diri sendiri semata.
-Memperbanyak Amal Saleh: Mengganti masa lalu yang penuh pendustaan dengan ketaatan nyata (shalat, sedekah, dan mempelajari ayat-ayat Allah) sebagai bentuk syukur atas hidayah.