Bab 9 – Kasih Sayang Menghadirkan Rahmat Allah


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ قَالَ:

كُلُّ سُلَامَى مِنَ النَّاسِ عَلَيْهِ صَدَقَةٌ كُلَّ يَوْمٍ تَطْلُعُ فِيهِ الشَّمْسُ، تَعْدِلُ بَيْنَ اثْنَيْنِ صَدَقَةٌ، وَتُعِينُ الرَّجُلَ فِي دَابَّتِهِ فَتَحْمِلُهُ عَلَيْهَا أَوْ تَرْفَعُ لَهُ عَلَيْهَا مَتَاعَهُ صَدَقَةٌ، وَالْكَلِمَةُ الطَّيِّبَةُ صَدَقَةٌ، وَبِكُلِّ خُطْوَةٍ تَمْشِيهَا إِلَى الصَّلَاةِ صَدَقَةٌ، وَتُمِيطُ الْأَذَى عَنِ الطَّرِيقِ صَدَقَةٌ

Terjemahan:

“Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:

‘Setiap persendian manusia wajib disedekahi setiap hari ketika matahari terbit. Mendamaikan dua orang adalah sedekah. Membantu seseorang menaiki kendaraannya atau mengangkatkan barang bawaannya ke atas kendaraan adalah sedekah. Perkataan yang baik adalah sedekah. Setiap langkah menuju salat adalah sedekah. Dan menyingkirkan gangguan dari jalan adalah sedekah.”

Penjelasan:

Hadis ini menjelaskan bahwa sedekah tidak hanya berupa harta, tetapi juga mencakup setiap amal yang memberikan manfaat kepada orang lain. Rasulullah ﷺ menyebut beberapa bentuk sedekah, seperti mendamaikan orang yang berselisih, membantu sesama, berkata baik, melangkah menuju salat, hingga menyingkirkan benda yang membahayakan dari jalan.

Hikmah:

  • Setiap kebaikan yang bermanfaat bagi orang lain bernilai sedekah.
  • Menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat merupakan bagian dari ajaran Islam.
  • Amal sederhana yang dilakukan dengan ikhlas tetap mendapat pahala besar di sisi Allah.

Contoh Penerapan:

Memungut sampah, batu, paku, atau benda berbahaya di jalan agar tidak membahayakan pengguna jalan, membantu orang mengangkat barang, serta membiasakan berkata baik kepada sesama.

Keterangan Hadis

  • Perawi: Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu.
  • Mukharrij: Muhammad al-Bukhari dan Muslim bin al-Hajjaj.
  • Kitab: Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim.
  • Derajat: Shahih (Muttafaq ‘Alaih).