Bab 13 – Memuliakan dan Menolong Musafir


عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ:

الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ، لَا يَظْلِمُهُ وَلَا يُسْلِمُهُ، وَمَنْ كَانَ فِي حَاجَةِ أَخِيهِ كَانَ اللَّهُ فِي حَاجَتِهِ، وَمَنْ فَرَّجَ عَنْ مُسْلِمٍ كُرْبَةً فَرَّجَ اللَّهُ عَنْهُ بِهَا كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Terjemahan

Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah ﷺ bersabda:

“Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Ia tidak menzaliminya dan tidak membiarkannya (dalam kesulitan). Barang siapa memenuhi kebutuhan saudaranya, maka Allah akan memenuhi kebutuhannya. Barang siapa menghilangkan satu kesusahan dari seorang muslim, niscaya Allah akan menghilangkan satu kesusahannya pada Hari Kiamat. Dan barang siapa menutupi aib seorang muslim, niscaya Allah akan menutupi aibnya pada Hari Kiamat.”

Penjelasan

Hadis ini menegaskan bahwa persaudaraan dalam Islam bukan sekadar hubungan keimanan, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian dan saling membantu. Menolong kebutuhan saudara muslim merupakan amalan yang akan dibalas dengan pertolongan Allah, baik di dunia maupun di akhirat.

Hikmah

  • Membantu kebutuhan saudara muslim merupakan bentuk nyata ukhuwah Islamiyah.
  • Allah akan memenuhi kebutuhan hamba yang membantu kebutuhan saudaranya.
  • Menghilangkan kesulitan dan menjaga kehormatan sesama mendatangkan pahala yang besar.

Contoh Penerapan

Membantu teman yang mengalami kesulitan biaya, mendampingi tetangga mengurus keperluan penting, membantu orang tua yang membutuhkan bantuan administrasi, atau memberikan bantuan kepada saudara yang sedang mengalami musibah.

Keterangan Hadis

  • Perawi: Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma.
  • Mukharrij: Muhammad al-Bukhari dan Muslim bin al-Hajjaj.
  • Kitab: Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim.
  • Derajat: Shahih (Muttafaq ‘Alaih).