Bab 5 – Membantu Saudara Muslim adalah Ibadah


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ

Terjemahan:

“Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda: ‘Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tetangganya.”

Penjelasan:

Hadis ini menegaskan bahwa memuliakan tetangga merupakan salah satu bukti kesempurnaan iman seorang muslim. Islam mengajarkan agar setiap muslim menjaga hubungan baik dengan tetangga melalui sikap saling menghormati, membantu ketika membutuhkan, serta tidak menyakiti mereka, baik dengan perkataan maupun perbuatan.

Hikmah:

  • Memuliakan tetangga merupakan bagian dari keimanan kepada Allah dan hari akhir.
  • Menjalin hubungan baik dengan tetangga akan menciptakan lingkungan yang harmonis dan penuh kepedulian.
  • Sikap saling membantu dan menghormati antar tetangga dapat memperkuat ukhuwah dan persatuan di masyarakat.

Contoh Penerapan:

Mengantarkan makanan kepada tetangga, menjenguk ketika sakit, membantu saat mengalami kesulitan, menjaga ketenangan lingkungan, serta tidak mengganggu kenyamanan mereka.

Keterangan Hadis

  • Perawi: Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu.
  • Mukharrij: Muhammad al-Bukhari.
  • Kitab: Shahih al-Bukhari.
  • Derajat: Shahih.