Mendapat ancaman “Ghayy” (kesesatan atau azab yang berat)


فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ اَضَاعُوا الصَّلوةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا

“Kemudian datanglah setelah mereka, pengganti yang buruk yang menyia-nyiakan salat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan.”

Ayat ini merupakan peringatan keras mengenai bahaya melalaikan salat. Ketika seseorang mengabaikan salat yang menjadi tiang agama, ia akan mudah terombang-ambing dan terjerumus ke dalam kemaksiatan. Namun, tafsir setelahnya (ayat 60) memberikan harapan, bahwa pintu taubat dan ampunan tetap terbuka bagi mereka yang bertaubat, beriman, dan beramal saleh.