{"id":43,"date":"2026-01-23T14:45:07","date_gmt":"2026-01-23T14:45:07","guid":{"rendered":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/quranic-urban-hub-haidar\/manajemen-waktu-kedisiplinan\/"},"modified":"2026-01-24T06:54:00","modified_gmt":"2026-01-24T06:54:00","slug":"manajemen-waktu-kedisiplinan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/quranic-urban-hub-haidar\/manajemen-waktu-kedisiplinan\/","title":{"rendered":"Manajemen Waktu &amp; Kedisiplinan"},"content":{"rendered":"<p><em><strong>Manajemen waktu &amp; produktivitas urban<\/strong><\/em><\/p>\n<p><strong>Al-&#8216;Asr 103:1<\/strong><\/p>\n<p dir=\"rtl\"><strong>\u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0639\u064e\u0635\u06e1\u0631\u0650<\/strong><\/p>\n<p><em>Indonesian &#8211; Sabeq Company<\/em><\/p>\n<p>Demi masa.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Indonesian &#8211; Tafsir Kemenag RI<\/p>\n<p>(1) Dalam ayat ini, Allah bersumpah dengan masa yang terjadi di dalamnya bermacam-macam kejadian dan pengalaman yang menjadi bukti atas kekuasaan Allah yang mutlak, hikmah-Nya yang tinggi, dan Ilmu-Nya yang sangat luas.<\/p>\n<p>Perubahan-perubahan besar yang terjadi pada masa itu sendiri, seperti pergantian siang dengan malam yang terus-menerus, habisnya umur manusia, dan sebagainya merupakan tanda keagungan Allah. Dalam ayat lain, Allah berfirman: Dan sebagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya ialah malam, siang, matahari, dan bulan. (Fussilat\/41: 37) Apa yang dialami manusia dalam masa itu dari senang dan susah, miskin dan kaya, senggang dan sibuk, suka dan duka, dan lain-lain menunjukkan secara gamblang bahwa bagi alam semesta ini ada pencipta dan pengaturnya.<\/p>\n<p>Dialah Tuhan yang harus disembah dan hanya kepada-Nya kita memohon untuk menolak bahaya dan menarik manfaat. Adapun orang-orang kafir menghubungkan peristiwa-peristiwa tersebut hanya kepada suatu masa saja, sehingga mereka beranggapan bahwa bila ditimpa oleh sesuatu bencana, hal itu hanya kemauan alam saja.<\/p>\n<p>Allah menjelaskan bahwa masa (waktu) adalah salah satu makhluk-Nya dan di dalamnya terjadi bermacam-macam kejadian, kejahatan, dan kebaikan. Bila seseorang ditimpa musibah, hal itu merupakan akibat tindakannya. Masa (waktu) tidak campur tangan dengan terjadinya musibah itu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Al-&#8216;Asr 103:2<\/strong><\/p>\n<p dir=\"rtl\"><strong>\u0625\u0650\u0646\u0651\u064e \u0671\u0644\u06e1\u0625\u0650\u0646\u0633\u064e\u0670\u0646\u064e \u0644\u064e\u0641\u0650\u064a \u062e\u064f\u0633\u06e1\u0631\u064d<\/strong><\/p>\n<p><em>Indonesian &#8211; Sabeq Company<\/em><\/p>\n<p>Sungguh, manusia berada dalam kerugian,<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>Indonesian &#8211; Tafsir Kemenag RI<\/em><\/p>\n<p>(2) Dalam ayat ini, Allah mengungkapkan bahwa manusia sebagai makhluk Allah sungguh secara keseluruhan berada dalam kerugian bila tidak menggunakan waktu dengan baik atau dipakai untuk melakukan keburukan. Perbuatan buruk manusia merupakan sumber kecelakaan yang menjerumuskannya ke dalam kebinasaan. Dosa seseorang terhadap Tuhannya yang memberi nikmat tidak terkira kepadanya adalah suatu pelanggaran yang tidak ada bandingannya sehingga merugikan dirinya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Al-&#8216;Asr 103:3<\/strong><\/p>\n<p dir=\"rtl\"><strong>\u0625\u0650\u0644\u0651\u064e\u0627 \u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e \u0621\u064e\u0627\u0645\u064e\u0646\u064f\u0648\u0627\u0652 \u0648\u064e\u0639\u064e\u0645\u0650\u0644\u064f\u0648\u0627\u0652 \u0671\u0644\u0635\u0651\u064e\u0670\u0644\u0650\u062d\u064e\u0670\u062a\u0650 \u0648\u064e\u062a\u064e\u0648\u064e\u0627\u0635\u064e\u0648\u06e1\u0627\u0652 \u0628\u0650\u0671\u0644\u06e1\u062d\u064e\u0642\u0651\u0650 \u0648\u064e\u062a\u064e\u0648\u064e\u0627\u0635\u064e\u0648\u06e1\u0627\u0652 \u0628\u0650\u0671\u0644\u0635\u0651\u064e\u0628\u06e1\u0631\u0650<\/strong><\/p>\n<p><em>Indonesian &#8211; Sabeq Company<\/em><\/p>\n<p>kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>Indonesian &#8211; Tafsir Kemenag RI<\/em><\/p>\n<p>(3) Dalam ayat ini, Allah menjelaskan bahwa jika manusia tidak mau hidupnya merugi, maka ia harus beriman kepada-Nya, melaksanakan ibadah sebagaimana yang diperintahkannya, berbuat baik untuk dirinya sendiri, dan berusaha menimbulkan manfaat kepada orang lain.<\/p>\n<p>Di samping beriman dan beramal saleh, mereka harus saling nasihat-menasihati untuk menaati kebenaran dan tetap berlaku sabar, menjauhi perbuatan maksiat yang setiap orang cenderung kepadanya, karena dorongan hawa nafsunya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><strong>Etos kerja: merasa diawasi oleh Allah<\/strong><\/em><\/p>\n<p><strong>At-Taubah 9:105<\/strong><\/p>\n<p dir=\"rtl\"><strong>\u0648\u064e\u0642\u064f\u0644\u0650 \u0671\u0639\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064f\u0648\u0627\u0652 \u0641\u064e\u0633\u064e\u064a\u064e\u0631\u064e\u0649 \u0671\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f \u0639\u064e\u0645\u064e\u0644\u064e\u0643\u064f\u0645\u06e1 \u0648\u064e\u0631\u064e\u0633\u064f\u0648\u0644\u064f\u0647\u064f\u06e5 \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0645\u064f\u0624\u06e1\u0645\u0650\u0646\u064f\u0648\u0646\u064e\u06d6 \u0648\u064e\u0633\u064e\u062a\u064f\u0631\u064e\u062f\u0651\u064f\u0648\u0646\u064e \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649\u0670 \u0639\u064e\u0670\u0644\u0650\u0645\u0650 \u0671\u0644\u06e1\u063a\u064e\u064a\u06e1\u0628\u0650 \u0648\u064e\u0671\u0644\u0634\u0651\u064e\u0647\u064e\u0670\u062f\u064e\u0629\u0650 \u0641\u064e\u064a\u064f\u0646\u064e\u0628\u0651\u0650\u0626\u064f\u0643\u064f\u0645 \u0628\u0650\u0645\u064e\u0627 \u0643\u064f\u0646\u062a\u064f\u0645\u06e1 \u062a\u064e\u0639\u06e1\u0645\u064e\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><em>Indonesian &#8211; Sabeq Company<\/em><\/p>\n<p>Dan katakanlah, \u201cBekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu, apa yang telah kamu kerjakan.\u201d<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>Indonesian &#8211; Tafsir Kemenag RI<\/em><\/p>\n<p>(105) Dalam ayat ini Allah memerintahkan kepada Rasul-Nya, agar beliau mengatakan kepada kaum Muslimin yang mau bertobat dan membersihkan diri dari dosa-dosa dengan cara bersedekah dan mengeluar-kan zakat dan melakukan amal saleh sebanyak mungkin.<\/p>\n<p>Di samping itu, Allah juga memerintahkan kepada Rasul-Nya agar menyampaikan kepada umatnya, bahwa apabila mereka telah melakukan amal-amal saleh tersebut maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin lainnya akan melihat dan menilai amal-amal tersebut. Akhirnya mereka akan dikembalikan-Nya ke alam akhirat, akan diberikannya kepada mereka ganjaran atas amal-amal yang telah mereka lakukan selama hidup di dunia. Kepada mereka dianjurkan agar tidak hanya merasa cukup dengan melakukan tobat, zakat, sedekah dan salat semata-mata, melainkan haruslah mereka mengerjakan semua apa yang diperintahkan kepada mereka.<\/p>\n<p>Allah akan melihat amal-amal yang mereka lakukan itu, sehingga mereka semakin dekat kepada-Nya. Rasulullah dan kaum Muslimin akan melihat amal-amal kebajikan itu, sehingga merekapun akan mengikuti dan mencontohnya pula. Sedangkan Allah memberikan pahala yang berlipat ganda bagi mereka yang menjadi panutan, tanpa mengurangi pahala mereka yang mencontoh.<\/p>\n<p>Sebagaimana diketahui, kaum Muslimin akan menjadi saksi di hadapan Allah pada Hari Kiamat mengenai iman dan amalan dari sesama kaum Muslimin. Persaksian yang didasarkan atas penglihatan mata kepala sendiri adalah lebih kuat dan lebih dapat dipercaya.<\/p>\n<p>Oleh sebab itu, kaum Muslimin yang melihat amal kebajikan yang dilakukan oleh mereka yang insaf dan bertobat kepada Allah, tentulah akan menjadi saksi yang kuat di Hari Kiamat, tentang benarnya iman, tobat dan amal saleh mereka itu.<\/p>\n<p>Ayat inipun berisi peringatan keras terhadap orang-orang yang menyalahi perintah agama, bahwa amal mereka itupun nantinya akan diperlihatkan kepada Rasul dan kaum Muslimin lainnya kelak di Hari Kiamat.<\/p>\n<p>Dengan demikian akan tersingkaplah aib mereka, karena akan terbukti bahwa amal-amal kebajikan mereka adalah amat sedikit, dan sebaliknya dosa dari kejahatan-kejahatan yang mereka lakukan lebih banyak.<\/p>\n<p>Bahkan di dunia inipun akan diperlihatkan pula kurangnya amal saleh mereka dan banyaknya kejahatan yang mereka lakukan.<\/p>\n<p>Dalam suatu riwayat disebutkan bahwa amalan orang-orang yang hidup, diperlihatkan kepada orang-orang yang telah mati, yaitu dari kalangan kaum keluarga dan sanak famili yang ada di alam barzakh. Dengan wafatnya seseorang maka ia dikembalikan ke alam akhirat.<\/p>\n<p>Di sana Allah akan memberitahukan kepada setiap orang tentang hasil dari perbuatan-perbuatan yang telah dilakukannya selagi ia di dunia dengan cara memberikan balasan terhadap amal mereka. Kebaikan dibalas dengan kebaikan, dan kejahatan dibalas dengan azab dan siksa.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><strong>Menjaga janji &amp; ketepatan waktu\/deadline<\/strong><\/em><\/p>\n<p><strong>Al-Mu&#8217;minun 23:8<\/strong><\/p>\n<p dir=\"rtl\"><strong>\u0648\u064e\u0671\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e \u0647\u064f\u0645\u06e1 \u0644\u0650\u0623\u064e\u0645\u064e\u0670\u0646\u064e\u0670\u062a\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1 \u0648\u064e\u0639\u064e\u0647\u06e1\u062f\u0650\u0647\u0650\u0645\u06e1 \u0631\u064e\u0670\u0639\u064f\u0648\u0646\u064e<\/strong><\/p>\n<p><em>Indonesian &#8211; Sabeq Company<\/em><\/p>\n<p>Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya,<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>Indonesian &#8211; Tafsir Kemenag RI<\/em><\/p>\n<p>(8) Memelihara amanat-amanat yang dipikulnya dan menepati janjinya. Dalam ayat ini Allah menerangkan sifat keenam dari orang mukmin yang beruntung itu, ialah suka memelihara amanat-amanat yang dipikulnya, baik dari Allah ataupun dari sesama manusia, yaitu bilamana kepada mereka dititipkan barang atau uang sebagai amanat yang harus disampaikan kepada orang lain, maka mereka benar-benar menyampaikan amanat itu sebagaimana mestinya, dan tidak berbuat khianat.<\/p>\n<p>Demikian pula bila mereka mengadakan perjanjian, mereka memenuhinya dengan sempurna. Mereka menjauhkan diri dari sifat kemunafikan seperti tersebut dalam sebuah hadis yang masyhur, yang menyatakan bahwa tanda-tanda orang munafik itu ada tiga, yaitu kalau berbicara suka berdusta, jika menjanjikan sesuatu suka menyalahi janji dan jika diberi amanat suka berkhianat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manajemen waktu &amp; produktivitas urban Al-&#8216;Asr 103:1 \u0648\u064e\u0671\u0644\u06e1\u0639\u064e\u0635\u06e1\u0631\u0650 Indonesian &#8211; Sabeq Company Demi masa. &nbsp; Indonesian &#8211; Tafsir Kemenag RI (1) Dalam ayat ini, Allah bersumpah dengan masa yang terjadi di dalamnya bermacam-macam kejadian dan pengalaman yang menjadi bukti atas kekuasaan Allah yang mutlak, hikmah-Nya yang tinggi, dan Ilmu-Nya yang sangat luas. Perubahan-perubahan besar yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[20],"tags":[],"class_list":["post-43","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-manajemen-waktu-kedisiplinan"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/quranic-urban-hub-haidar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/quranic-urban-hub-haidar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/quranic-urban-hub-haidar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/quranic-urban-hub-haidar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/quranic-urban-hub-haidar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/quranic-urban-hub-haidar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":86,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/quranic-urban-hub-haidar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43\/revisions\/86"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/quranic-urban-hub-haidar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/quranic-urban-hub-haidar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/cms.alfukhair.id\/quranic-urban-hub-haidar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}