Allah Mencintai Kelembutan


حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنِ الْأَعْمَشِ، عَنْ تَمِيمِ بْنِ سَلَمَةَ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ رضي الله عنها، قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ

إِنَّ اللَّهَ رَفِيقٌ يُحِبُّ الرِّفْقَ فِي الْأَمْرِ كُلِّهِ.

(رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ)

Telah menceritakan kepada kami Zuhair bin Harb, telah menceritakan kepada kami Jarir bin Abdul Hamid, dari Suhail bin Abi Shalih, dari ayahnya (Abu Shalih as-Samman), dari Abu Hurairah r.a., ia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda.

“Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa kalian dan harta kalian, tetapi Allah melihat hati dan amal-amal kalian.”

(Hr. Bukhori)

Kandungan Hadis:

  1. Allah mencintai sifat lemah lembut dalam setiap urusan kehidupan.
  2. Kelembutan merupakan akhlak mulia yang dapat menciptakan hubungan yang harmonis dengan sesama.
  3. Sikap kasar dan keras sering kali menimbulkan permusuhan serta menghilangkan keberkahan.
  4. Seorang muslim dianjurkan menyampaikan nasihat, berdakwah, dan menyelesaikan masalah dengan cara yang santun.
  5. Kelembutan merupakan salah satu bentuk keteladanan Rasulullah ﷺ dalam berinteraksi dengan masyarakat.