Hadis – Beribadah Seolah-olah Melihat Allah (Ihsan)


عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رضي الله عنه، قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ ﷺ

أَنْ تَعْبُدَ اللَّهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ.

(رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ.)

Dari Umar bin al-Khattab r.a., Nabi ﷺ bersabda:

“Engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya. Jika engkau tidak dapat melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihatmu.”

(Hr. Bukhori & Muslim)

Kandungan Hadis:

  1. Ihsan merupakan tingkatan tertinggi dalam beribadah kepada Allah.
  2. Seorang muslim hendaknya merasa selalu diawasi oleh Allah dalam setiap perkataan dan perbuatannya.
  3. Kesadaran akan pengawasan Allah akan melahirkan keikhlasan dan rasa tanggung jawab.
  4. Ihsan menjadi dasar pembentukan akhlak yang mulia dalam kehidupan sehari-hari.
  5. Hadis ini mengajarkan pentingnya menghadirkan hati ketika beribadah.