عَنْ جُنْدُبِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رضي الله عنه، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:
مَنْ سَمَّعَ سَمَّعَ اللَّهُ بِهِ، وَمَنْ يُرَائِي يُرَائِي اللَّهُ بِهِ.
(رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ)
Dari Jundub bin Abdullah r.a., Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa beramal agar didengar (dipuji) manusia, maka Allah akan memperdengarkan aibnya. Dan barang siapa beramal karena riya’, maka Allah akan menampakkan riyanya.”
(Hr. Bukhori)
Kandungan Hadis
- Islam melarang seseorang melakukan amal untuk memperoleh pujian dan pengakuan manusia.
- Amal yang didasari riya’ kehilangan nilai keikhlasan di sisi Allah.
- Keinginan untuk selalu menjadi pusat perhatian merupakan bentuk penyakit hati yang harus dihindari.