Mukmin yang Kuat Lebih Dicintai Allah


عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:

الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ، وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ، احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ، وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلَا تَعْجِزْ

(رَوَاهُ مُسْلِمٌ)

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Muhammad bersabda:

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, meskipun pada masing-masing ada kebaikan. Bersungguh-sungguhlah terhadap apa yang bermanfaat bagimu, mohonlah pertolongan kepada Allah, dan jangan merasa lemah.”

(Hr. Muslim)

Kandungan

  1. Islam mendorong umatnya menjadi pribadi yang kuat, percaya diri, dan produktif.
  2. Percaya diri harus disertai tawakal kepada Allah.
  3. Seorang Muslim tidak mudah menyerah menghadapi tantangan.