AL, RA’, dan Lafaz Jalalah
PERTANYAAN:
- Al Ta’rif (AL yang masuk pada kalimah isim) ketika bertemu dengan huruf hijaiyah ada berapa hukumnya?
- Apakah izhar qomariyah itu?
- Apakah idgham syamsyiyah itu?
- Ada berapa macam bacaan Ra’?
- Bagaimanakah Ra’ yang dibaca tafkhim (tebal)?
- Bagaimanakah Ra’ yang dibaca tarqiq (tipis)?
- Bagaimanakah Ra’ yang boleh dibaca tafkhim boleh tarqiq?
- Ra’ sukun jatuh setelah kasrah dibaca tafkhim sebab berhadapan dengan huruf isti’la’ di Al Qur’an ada 3, sebutkan!
- Jelaskan lafaz jalalah dibaca tafkhim dan tarqiq!
JAWABAN:
- Ada 2 izhar qormariyah dan idgham syamsyiyah.
- Jika ada AL bertemu dengan huruf yang tersusun dalam bait ابغ حجك وخف عقيمة . Contoh :الأرض
- Jika ada AL bertemu dengan huruf selain di atas. Contoh :الثواب
- Ada 3. Tafkhim, Tarqiq, Boleh Tafkhinı Boleh Tarqiq.
- diantaranya :
- Ra’ fathah atau dhammah
- Ra’ sukun jatuh setelah fathah atau dhammah
- Ra’ sukun jatuh setelah hamzah washal
- Ra’ sukun jatuh setelah kasroh dan bertemu huruf isti’la’ dalam satu kata. Contoh :قرطاس ,Jika 2 kata tetap tarqiq : فاصبر صبراً جميلا
- Diantaranya :
- Ra’ kasrah atau ra’ sukun jatuh setelah kasrah.
- Ra’ sukun jatuh setelah kasrah dan tidak bertemu dengan huruf istila. Contoh :فرعون
- Ra’ sukun karena waqof jatuh setelah Ya Contoh : خبير- خير
- Ra sukun jatuh setelah kasrah dan bertemu huruf isti’la’ kasrah كل فرق
- قرطاس – مرصاد – فرقة
- diantaranya:
- Tafkhim :1) Jika berada di awal susunan , 2) Jatuh setelah dhammah atau fathah
- Tarqiq : 1) Jika jatuh setelah kasrah
Search List Data
Home