Mad
PERTANYAAN:
- Jelaskan makna mad menurut bahasa dan istilah!
- Sebutkan huruf yang dibaca Mad (rumus mad asli)!
- Kapan terjadinya mad tamkin?
- Sebutkan macam-macam mad!
- Kapan terjadinya bacaan mad wajib muttasil?
- Kapan terjadinya bacaan mad jaiz munfasil?
- Jelaskan makna wajib muttasil dan jaiz munfasil!
- Kapan terjadinya bacaan mad Aridh (Arti Baru datang)?
- Kapan terjadinya bacaan mad Lin?
- Kapan terjadinya bacaan mad badal?
- Kapan terjadinya bacaan mad Iwad (Arti = Tukar)?
- Kenapa dinamakan mad badal?
- Kapan terjadinya bacaan mad Shilah Qoshirah?
- Kapan terjadinya bacaan mad Shilah Thowilah?
- Ha dhamir jatuh setelah/sebelum sukun dibaca pendek, berilah contoh!
- Ha’ dhamir jatuh setelah sukun dibaca pendek kecuali satu tempat dibaca panjang satu alif, contohkan!
- Kapan terjadinya bacaan mad lazim kilıni mutsaqqol?
- Kapan terjadinya bacaan mad lazim kilmi mukhaffaf?
- Kapan terjadinya bacaan mad lazim harfi mutsaqqol?
- Kapan terjadinya bacaan mad lazim?
JAWABAN:
- Menurut bahasa: Tambah. Menurut istilah: Membaca sebuah huruf panjang lebih dari 2 harakat.
- Alif jatuh setelah fathah, Wawu jatuh setelah dhammah, Ya’ jatuh setelah kasrah.
- Jika Ya’ mati jatuh setelah Ya’ kasrah bertasydid. Contoh: النبين
- Mad Ashli, Tamkin, Wajib Muttashil, Jaiz Munfasil, Aridh Lissukun, Lin, Badal, Iwad, Shilah, Lazim, Farqi.
- Jika huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata panjangnya 5 harakat. Contoh : جاء
- Jika huruf mad bertemu hamzah dalan dua kata panjangnya 5 harakat. Contoh : وما أنزل
- Wajib Para ulama Qurro’ sepakat membaca panjang lebih dari 2 harakat.
Muttasil: Bertemunya huruf mad dengan hamzah dalam satu kata.
Jaiz: Para ulama berbeda pendapat dalam ukuran panjangnya.
Munfasil: Bertemunya huruf mad dengan hamzah terpisah/dalam 2 kata.
- Huruf mad bertemu dengan sukun karena waqaf. Panjangnya 2, 4, atau 6 harakat. Contoh : يعلمون
- Jika huruf Lin yaitu Wawu / YA, jatuh setelah fathah bertemu sukun. Panjangnya 2, 4, atau 6. harakat. Contoh : خوف – بيت
- Ketika hamzah jatuh sebelum huruf mad dalam satu kata. Panjangnya 2 harakat. Contoh: امنوا – إيمان – أوتوا
- Jika ada fathatain jatuh di akhir kata dan dibaca waqaf. Panjang 2 harakat. Contoh : رحيماً
- Asal huruf mad tersebut adalah hamzah kemudian diganti dengan huruf mad karena ada kaidah jika ada 2 hamzah berkumpul yang kedua mati maka yang kedua diganti dengan huruf mad yang sesuai.
- Jika ha’ dhamir (kata ganti) tidak bertemu dengan hamzah panjangnya 2 harakat. Contoh : له ما في السموات
- Kecuali kata برضه لكم ia dibaca pendek 1 harakat
- Ha’ dhamir bertemu hamzah panjangnya 5 harakat عنده إلا – فيه اجراً – له الملك
- Yaitu QS. Al-Furqon: 69. ويخلد فيه مهاناً
- Jika huruf mad bertemu tasydid dalam satu kata panjang 6 harakat Contoh : ولا الضالين
- Jika huruf mad bertemu dengan sukun dalam satu kata, panjang 6 harakat. Contoh الآن Di Al Qur’an hanya ada satu.
- Jika huruf mad bertemu tasydid dalam satu huruf panjang 6 harakat. Contoh : الم
- Jika huruf mad bertemu sukun dalam satu huruf panjang 6 harakat. Contoh : الۤرٰ
- Jika ada hamzah istifham (hamzah untuk bertanya) bertemu dengan AL Contoh : الذكرين . Mad farqi juga disebut mad lazim kilmi.
Search List Data
Home