Tanggung Jawab Kepemimpin Orang Tua


قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:

«كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ، فَالْإِمَامُ رَاعٍ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ، وَالرَّجُلُ رَاعٍ فِي أَهْلِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ»

“Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai tanggung jawab atas yang dipimpinnya… Seorang laki-laki adalah pemimpin di keluarganya dan bertanggung jawab atas mereka…”

Riwayat: HR. Bukhari no. 893, Muslim no. 1829 – Shahih

Penjelasan Ulama: Syaikh Ibnu Utsaimin menjabarkan bahwa status kepemimpinan ayah di rumah bersifat teologis. Ayah bertanggung jawab mendidik istri dan anak-anak agar selamat dari jilatan api neraka.

💡 Tips Praktis Pengasuhan: Sempatkan mengadakan waktu evaluasi keluarga mingguan. Pastikan asupan nafkah lahir adalah harta yang halal karena berpengaruh pada kelembutan hati anak.