قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:
«إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ: إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ»
“Jika anak Adam meninggal, terputuslah amalnya kecuali dari tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya.”
Riwayat: HR. Muslim no. 1631 – Shahih
Penjelasan Ulama: Imam An-Nawawi memotivasi para orang tua agar mengutamakan kesalehan anak sebagai proyek akhirat terbaik. Harta bisa habis, namun doa anak shalih terus mengalir menerangi kubur orang tua.
💡 Tips Praktis Pengasuhan: Ajarkan anak doa untuk orang tua sejak mereka pertama kali belajar berbicara, dan biasakan mereka mendoakan Anda setiap selesai shalat fardhu.