قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:
«مَا مِنْ مَوْلُودٍ إِلَّا يُولَدُ عَلَى الْفِتْرَةِ، فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ»
“Setiap anak dilahirkan di atas fitrah (kesucian Islam). Maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi.”
Riwayat: HR. Bukhari no. 1385, Muslim no. 2658 – Shahih
Penjelasan Ulama: Ibnu Abdil Barr menegaskan bahwa anak secara alami memiliki kecenderungan menerima kebenaran tauhid. Peran pengondisian lingkungan, keteladanan, dan didikan dari orang tua adalah faktor determinan utama yang merusak atau menjaga fitrah suci tersebut.
💡 Tips Praktis Pengasuhan: Jagalah kebersihan lingkungan rumah dari tontonan, bacaan, dan tutur kata yang menyimpang, karena anak adalah peniru ulung yang menyerap apa pun dari sekitarnya.