Melatih Anal Menggunakan Tangan Kanan Untuk Berbagi


عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ أُتِيَ بِشَرَابٍ فَشَرِبَ مِنْهُ، وَعَنْ يَمِينِهِ غُلَامٌ وَعَنْ يَسَارِهِ الْأَشْيَاخُ، فَقَالَ لِلْغُلَامِ: «أَتَأْذَنُ لِي أَنْ أُعْطِيَ هَؤُلَاءِ؟»

“Rasulullah ﷺ diberi minuman lalu meminumnya, di sebelah kanan beliau ada anak kecil (Ibnu Abbas) dan di sebelah kiri beliau ada orang-orang tua. Beliau berkata kepada anak kecil itu: ‘Apakah engkau mengizinkanku memberikan minuman ini kepada mereka terlebih dahulu?'”

Riwayat: HR. Bukhari no. 2351, Muslim no. 2030 – Shahih

Penjelasan Ulama: Ibnu Hajar menerangkan aspek keadilan tingkat tinggi kenabian. Walau sebelah kirinya para sesepuh, Nabi tetap menghormati hak anak kecil yang duduk di sebelah kanan beliau dengan meminta izinnya, mengajarkan anak tentang hak kepemilikan dan negosiasi yang santun.

💡 Tips Praktis Pengasuhan: Hormatilah barang kepunyaan anak. Jangan langsung merebut atau memberikannya kepada orang lain tanpa meminta izin atau memahamkannya secara persuasif.