عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ كَانَ يُعَوِّذُ الْحَسَنَ وَالْحُسَيْنَ وَيَقُولُ: «أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ»
“Nabi ﷺ biasa membacakan perlindungan untuk Hasan dan Husein seraya bersabda: ‘Sesungguhnya bapak moyang kalian (Nabi Ibrahim) dahulu membacakan ini untuk Ismail dan Ishaq: Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari setiap setan, binatang berbisa, dan dari setiap pandangan mata yang dengki (ain).'”
Riwayat: HR. Bukhari no. 3371 – Shahih
Penjelasan Ulama: Ibnu Hajar menjelaskan kewajiban orang tua memberikan perlindungan metafisik (ruqyah preventif) bagi anak-anak dari gangguan eksternal tidak kasat mata, termasuk penyakit ‘Ain akibat pujian berlebih tanpa menyebut nama Allah.
💡 Tips Praktis Pengasuhan: Biasakan membacakan doa perlindungan ini dan zikir pagi-petang kepada anak-anak sebelum beraktivitas serta hindari perilaku pamer (flexing) foto anak di media sosial secara berlebihan.