Hadis 2: Pemahaman Agama Tanda Kebaikan dari Allah


عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:

مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ، وَإِنَّمَا أَنَا قَاسِمٌ وَاللَّهُ يُعْطِي، وَلَنْ تَزَالَ هَذِهِ الْأُمَّةُ قَائِمَةً عَلَى أَمْرِ اللَّهِ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ

“Dari Muawiyah bin Abi Sufyan radhiyallahu ‘anhuma ia berkata: Aku mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya, maka Allah akan pahamkan dia dalam urusan agama. Dan sesungguhnya aku hanyalah yang membagikan (ilmu/rezeki) sedangkan Allah-lah yang memberi. Dan umat (Islam) ini akan senantiasa tegak di atas perintah Allah, tidak akan membahayakan mereka orang-orang yang menyelisihi mereka, hingga datangnya hari kiamat (keputusan Allah).'” (HR. Al-Bukhari)