Hadis 6: Doa Wajah Bercahaya bagi Penghafal Hadis


عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:

نَضَّرَ اللَّهُ امْرَأً سَمِعَ مِنَّا حَدِيثًا فَحَفِظَهُ حَتَّى يُبَلِّغَهُ، فَرُبَّ حَامِلِ فِقْهِ إِلَى مَنْ هُوَ أَفْقَهُ مِنْهُ، وَرُبَّ حَامِلِ فِقْهٍ لَيْسَ بِفَقِيهٍ

“Dari Zaid bin Thabit ia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Semoga Allah memberikan cahaya (keindahan/kesegaran) pada wajah orang yang mendengar hadis dari kami, lalu dia menghafalnya hingga menyampaikannya kepada orang lain. Karena bisa jadi orang yang membawa fikih (ilmu) menyampaikannya kepada orang yang lebih paham darinya, dan bisa jadi orang yang membawa fikih tersebut sebenarnya bukanlah seorang yang ahli fikih.” (HR. Abu Dawud)