Hadis 7: Pertanggungjawaban Ilmu di Hadapan Allah


عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:

لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ، وَعَنْ عِلْمِهِ مَاذَا عَمِلَ فِيهِ، وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ، وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلَاهُ

“Dari Abu Barzah Al-Aslami radhiyallahu ‘anhu ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat hingga dia ditanya tentang umurnya untuk apa dia habiskan, tentang ilmunya apa yang telah dia amalkan darinya, tentang hartanya dari mana dia peroleh dan ke mana dia belanjakan, serta tentang tubuhnya untuk apa dia gunakan hingga rusak.’ ” (HR. At-Tirmidzi)