إِنَّ شَرَّ الدَّوَابِّ عِندَ اللَّهِ الصُّمُّ الْبُكْمُ الَّذِينَ لَا يَعْقِلُونَ
“Sesungguhnya makhluk yang paling buruk di sisi Allah ialah mereka yang tuli dan bisu yang tidak menggunakan akalnya.”
Tafsir Quraish Sihab Singkat
Sesungguhnya orang-orang musyrik, termasuk di dalamnya orang-orang munafik, bagaikan binatang yang paling buruk. Pendengaran mereka tuli dan tidak dapat mendengar, mulut mereka bisu dan tidak mampu bicara. Mereka memang tidak mau mendengar, mengatakan dan memikirkan yang benar.
Penjelasan
Ayat ini menegaskan bahwa kebodohan bukan karena keterbatasan fisik, tetapi karena tidak menggunakan akal. Orang yang tidak mau belajar dan berpikir digambarkan sebagai makhluk yang paling buruk di sisi Allah.
Ayat ini memberi peringatan keras bahwa menutup diri dari ilmu membawa dampak buruk. Belajar adalah kewajiban moral. Akal yang tidak digunakan akan menutup jalan menuju kebenaran. Prinsip belajar dalam Al-Qur’an menuntut kesungguhan, keterbukaan, dan penggunaan akal secara aktif.